Posts

Kerjasama dengan GO-TIX, BAZNAS umumkan jumlah donasi untuk korban gempa lombok

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada hari ini secara resmi mengumumkan nilai donasi hasil kerja sama penggunaan platform GO-TIX, salah satu layanan GO-JEK, untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diberikan pengguna GO-JEK kepada BAZNAS.

Pengumuman jumlah donasi hasil kerja sama penggunaan platform GO-JEK oleh BAZNAS ini secara simbolik diwakili oleh Anggota BAZNAS Emmy Hamidiyah dengan VP GO-TIX Ario Adimas. Seperti diketahui, Lombok, Nusa Tenggara Barat dilanda gempa bumi yang cukup dahsyat sehingga melumpuhkan aktivitas masyarakat sekitar. BAZNAS memiliki misi untuk membantu masyarakat sekitar dengan kampanyenya Membangun Kembali Lombok.

Dalam kampanye ini, BAZNAS menggandeng berbagai lembaga termasuk di dalamnya GO-TIX, salah satu layanan GO-JEK. Sejak dibuka mulai 8 Agustus hingga 28 Agustus lalu, donasi yang diberikan oleh pengguna GO-JEK kepada BAZNAS dengan memanfaatkan layanan GO-TIX tercatat sebesar Rp463.735.800.  Melalui kerjasama ini, para pengguna GO-JEK yang ingin membantu korban gempa di Lombok, NTB bisa berdonasi kepada BAZNAS dengan memanfaatkan layanan GO-TIX yang ada di aplikasi GO-JEK. Para pengguna bisa berdonasi kepada BAZNAS mulai dari Rp5.000 hingga Rp100.000 berlaku kelipatan.

Anggota BAZNAS Emmy Hamidiyah mengapresiasi kerjasama BAZNAS dengan GO-TIX dalam memudahkan masyarakat berdonasi. Ia mengatakan, BAZNAS selalu mencari cara baru untuk mempermudah masyarakat berdonasi, terlebih untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah di Lombok, NTB.

“Kami sangat mengapresiasi niat baik dari GO-TIX untuk memudahkan masyarakat dalam berdonasi, khususnya bagi saudara kita yang terkena musibah gempa di Lombok, NTB. Dan ini sejalan juga dengan misi BAZNAS untuk membangun kembali Lombok pasca gempa dahsyat yang mengguncang. Kemudahan yang diberikan GO-TIX juga salah satu upaya kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tutur Emmy.

Emmy mengatakan, pada program Membangun Kembali Lombok, BAZNAS memberikan bantuan strategis berupa rumah sakit lapangan, pembuatan fasilitas mandi cuci dan kakus (MCK) sementara. Selain itu, BAZNAS juga mengupayakan revitalisasi jaringan telepon dan listrik yang terputus, melatih korban dengan program trauma healing serta mendirikan hunian sementara.

Dia melanjutkan, hasil kerja sama dengan GO-TIX akan mendukung program-program yang dijalankan BAZNAS di Lombok khususnya untuk pemulihan. “Bantuan dari masyarakat kepada BAZNAS hasil kerja sama dengan GO-TIX akan sangat bermanfaat untuk program pemulihan korban gempa di Lombok, seperti untuk pembangunan sekolah darurat, layanan darurat serta hunian sementara.”

Sementara itu, VP GO-TIX Ario Adimas mengatakan “Kami sangat bersyukur dengan jumlah donasi hasil kerja sama GO-TIX dan BAZNAS. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pengguna GO-JEK yang telah ikut serta berdonasi. Hal tersebut menunjukkan bahwa layanan on-demand yang disediakan GO-JEK merupakan salah satu alternatif platform untuk BAZNAS dalam mengumpulkan donasi yang banyak digunakan oleh masyarakat untuk bersedekah,” tutur Adimas.

Adimas berharap hasil kerja sama GO-TIX dan BAZNAS dapat membantu dalam membangun kembali Lombok sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala. Kolaborasi GO-TIX dengan BAZNAS telah terjalin sejak lama untuk menyediakan pilihan mekanisme berdonasi bagi masyarakat. Pada Ramadhan lalu, GO-JEK melalui layanan GO-TIX berkolaborasi dengan BAZNAS memberikan akses kepada masyarakat untuk berdonasi kepada BAZNAS melalui program hidangan Ramadhan.

Selain itu, lewat GO-TIX, pengguna juga dapat berdonasi kepada BAZNAS melalui program Layanan Aktif BAZNAS. Program tersebut merupakan kegiatan bantuan langsung yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu dalam berbagai bentuk layanan yang dilakukan di JABODETABEK. GO-TIX merupakan salah satu layanan GO-JEK yang kini dikelola oleh LOKET pasca diakuisisi oleh GO-JEK.

Bantu Ekonomi Masyarakat, BAZNAS Dirikan Pasar Darurat di Lombok

Lombok.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat berinisiatif untuk segera memulihkan roda perekonomian di wilayah terdampak gempa di Kabupaten Lombok Barat (Lobar).

Tepatnya di wilayah Kecamatan Gunung Sari, BAZNAS membangun 100 los untuk pasar darurat yang akan menampung para pedagang terdampak korban gempa.

Pasar Gunung Sari yang semula menjadi tempat mereka berjualan mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa yang bertubi-tubi menghantam Pulau Lombok sejak tanggal 29 Juli lalu. Puncaknya akibat gempa 7,0 SR tanggal 5 Agustus 2018 membuat bangunan lantai dua dan los besar yang menampung paling sedikit 550 orang pedagang sudah tidak direkomendasikan untuk dipergunakan kembali. Struktur bangunannya sudah sangat membahayakan.

“Masyarakat akan cepat mandiri. Kalau efek kemandirian ekonominya cepat bangkit, maka semua sektor akan bangkit juga nantinya,” papar Aziz menjelaskan alasan dipilihnya pasar darurat.

Ia bersama timnya menyiapkan anggaran paling sedikit 70 juta guna membangun pasar darurat yang berisikan 100 los yang diberikan secara cuma-cuma kepada para pedagang.

“Ini murni dari BAZNAS Pusat,” tambah Aziz yang juga merencanakan akan menyediakan pelayanan micro finance (simpan pinjam) guna mengantisipasi maraknya rentenir pasca gempa.

Terkait dengan besarnya jumlah pedagang dan minimnya los yang disiapkan, Kepala Pasar Gunung Sari Taufiq memiliki kiat.

“Hanya pedagang yang rumahnya hancur dan berjualan sembako yang diutamakan,” ujar Taufiq menyebut peruntukan pasar dari BAZNAS.

Sedangkan sisanya, Taufiq mempersilahkan para pedagang membangun sendiri dengan tata letak persis sama dengan kondisi sebelumnya.

“Yang kemarin di depan, sekarang pun dapat bagian di depan,” pungkas Taufiq.

Ia bersyukur BAZNAS memulai pembangunan pasar darurat. Namun ia pun khawatir lahan yang tersedia tidak cukup untuk seluruh pedagang. Untuk itu, ia berharap lahan untuk pasar bisa diperluas lagi dengan memanfaatkan area sekitar yang dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam palawija.

Jurnalpublik.com